Indahnya Waktu Itu,

Senin, 06 Desember 2010

Harusnya kamu ada menemani aku, sejuta kenangan bersama mu kini hanyalah kenangan.
Ku rasa keputusan kamu adalah sebuah keputusan serakah.
Karena kehadiran kamu dalam hidup ku, membuat dunia ini bertekuk lutut pada ku.
Hari demi hari kau selalu membayangi langka hidupku.
Rindu akan kamu telah menyelimuti wajahku, kesedihan akan kisah kita tak perna pudar.
Meskipun kau hanyalah manusia biasa namun bagiku kau adalah jelmahan dewi penghibur.
Cinta yang kamu berikan seakan sedang menghipnotis aku.
Mau makan teringant kamu,
Mau minum lagi-lagi teringat kamu
Kadangkalah lamunan pun tak mau kalah.

Jujur bagi saya kamu terlalu sempurna, meski di luar sana banyak orang yang bilang kalau tidak ada manusia yang sempurna.

Seharusnya kamu tidak hadir dalam kehidupan ku,
Seharusnya kamu sadar kalau cinta ku tulus hanya untuk mu.
Oleh karena itu, Seharusnya aku bukan tempat persinggahan kamu.

Satu saja mintah ku, jangan perna lupa akan aku
See you ……………………….muachhhhhhhhhhhhhh

Anatara dusta dan Kebenaran

(antara pejabat, mahasiswa, dan uang )

Ibarat mata rantai yang dapat terpisahkan. itulah pejabat dan mahaiswa.
Pejabat selalu melakukan apa yang ia inginkan. Ketika dia berbicara semua mata teruju hanya kepadanya. Ketika ia melangkakan kakinya selalu saja di lindungi oleh orang bersenjata. Meskipun Ia sering dikatan pencuri kelas kakap.
Mahasiswa memiliki kekuatan daya berfikir kiritis.
Kesehariannya dihabiskan hanya untuk menegur mereka yang dianggap “salah” memberdayakan Masyarakat. Antara pejabat dan mahasiwa tidak perna ada titik temuhnya. Pajabat dibuat tidak bisa tidur oleh mahasiswa yang katanya pencinta “kebenaran”.
Masalah seperti ini menjadi pemasalahan tersendiri bagi pihak pejabat, mereka dipaksa untuk mencari solusi terbaik antara mereka dan musuh bubuyutan mereka, mahasiswa.

Bagi pejabat ketika uang berbicara, maka teriakan mahasiswa akan padam dengan sendirinya. Bagi mahasiswa asalkan ada uang kami akan diam.
Di tahap ini yang menjadi tujuan utama adalah kepentingan pribadi. Kepentingan pribadi membuat mata kedua kubuh menjadi buta.
MENDEMO DAN DIDEMO, itu adalah ciri khas untuk menggambarkan perbedaan antara mahasiswa dan pejabat. Mahasiswa melakukan demonstrasih kepada pejabat, kemudian setelah si mahasiswa menjadi pejabat malah ia yang balik didemo oleh mahasiswa yang lain.

Hal MENDEMO DAN DIDEMO sudah menjadi tradisi baru di dunia pendidikan dan dunia pemerintahan. Mendemo dan didemo dijadikan untuk memperoleh kepentingan pribadi dengan mengorbankan yang tidak bersalah (yang ikut arus dalam berdemo)
Sangat disesalkan hal seperti ini terus berlanjut, Mendemo dan Didemo telah menjadi suatu budaya baru ketika semua orang mempertahankan egonya masing-masing. Budaya semacam ini harus dibuang jauh-jauh.
Jadilah pejabat yang benar-benar memerintah, jadilah mahasiswa yang benar-benar terpelajar. Karena yang dituntut oleh masyarakat bukalah pejabat jadi-jadian dan bukan mahasiswa KTP.

Pejabat seharus berjalan sesuai jalurnya , demikian juga dengan Mahasiswa.
Jika diperlombahan lari tidak diperbolehkan mencuri jalur , maka mengapa tidak hal demikian diconto oleh pejabat dan mahasiswa untuk tidak keluar dari jalurnya ? Kan kalau begitu aman tanpa masalh. dan bukan aman meski ada masalah.
Alangkah baiknya dipenjara karena membelah kebenaran , bukan karena melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan.

KEJAHATAN TERJADI BUKAN HANYA KARENA NIAT MELAIKAN ADA KESEMPATAN.
TETAPI KEJAHATAN DAPAT DICEGAH

Jogja Menjadi Kota Mati

Senin, 08 November 2010



Kota itu terkenal dengan julukan pemegan budaya jawa ?
Memang benar.....................
Jogja namanya.

Hari itu tepat pukul 08.03.wib, saya tiba di sebuah stasiun kereta ekonomi umum (lempuyangan). Tiba-tiba muncul pertanyan di benak saya. Kenapa ko... warga di kota ini nampak seperti ninja-ninja yang sedang ketakutan ?

Tiba-tiba saya di sambut dengan hantaman debu vulkanik yang berwana putih. Akhirnya terjawablah pertanyaan saya, bahwa warga kota ini tidak sedang bermain ninja-ninjaan melainkan sedang di obrak-abrik oleh kejamnya gunung mereapi.
Debu-debuan yang sedang berjatuan pun nampak seperti sedang terjadi musim salju di daerah kutub.

Kota itu nampak seperti kota tua yang sudah lamah disimpan di dalam sebuah gudang penyimpanan barang. Waran putih keabu-abun pun rupanya menjadi identik di semua sisi kota itu, sehingga mampu mengalakan indanya warna batik kebanggaan warga jogja.

Debu itu beterbangan lalu-lalang mengisi seluruh sudut kota. Jalan-jalan raya, jembatan-jembatan, rumah-rumah, dan semuanya di selimuti oleh debu tersebut.
Mobil-mobil yang sedang mengefakuasi korban pun lalu lalang, silih berganti.

Ketika saya sedang mengamati fenomen itu. Tiba-tiba muncul sony dari arah yang berlawana menggunakn sebuah motor. Tak nampak mereknya, akibat debu vulkanik. Rupanya dia akan menjeput kedatangan saya. Setelah kami saling salaman lalu kami menuju ke kosannya di Kota Gede.

Saya semakin kaget ketika sedang dalam perjalanan pulang, pohon-pohon yang harusnya memberi oksigen kepada mahkluk hudup malah menjdai layu, tumbuh-tumbuhan yang tak dapat beradaptasi pun akhirnya mati juga. Jalan-jaln besar yang harusnya ramai dilaluli, seakan menjadi sunyi-senyap yang ada hanya debu. Kota itu seakan menjadi kota mati. Saya pun menjai kaget ketika, pakian saya dan tubuh saya menjadi korban, mendaratnya debu ganas itu.

Disis lain, ketika malam minngu jam 21.35 wit, setelah menghadiri sebuah acara ulang tahun yang diadakan oleh mahasiwa Dogoyai, saya dan beberapa teman (amoye yogi, messi, oce, jhon motedan dan oce you ), menuju ke alun-alun selatan, karena saya akan balik ke Bogor besoknya, dan itu merupakan acara piknik. maklum semua tempat pariwisata lenyap disambar debu vulkanik sehingga alun-alun menjadi alternatif terakhir.

Setibanya di alun-alun...............Waoo......................tempatnya lumayan ramai, banyak sepeda sambung yang lalu-lalng. Banyak pedangang yang sedang berdagang, seakan sedang mengelilingi sebuah lapangan yang ditumbuhi 2 buah pohon bringan. Pohon itu nampaknya sudah berumur lebih dari puluhan tahun.
Selain itu banyak pulah orang yang sedang berada di tempat itu .

Kemudian saya bertanya dalam hati,
ko masyarakat malah asyik-asyikan menghabiskan waktunya di temapat ini ?
Bagaimana kalau terjadi apa-apa, kan diluar sana alam sedang mengamuk ?


Mungkin ini tempat mereka untuk menghibur diri, “jawab saya dalam hati”
Kemudian besok saya melanjutkan perjalan ke tempat saya.

Ini perjalanan saya yang pertaman di Jogja

Rigo_detto

Tuan Benny Wenda Bongkar Pelanggaran HAM Papua

Sabtu, 06 November 2010

Tuan Benny Wenda Bongkar Pelanggaran HAM Papua

Dari waktu ke waktu Tuan Benny Wenda seorang diri membongkar rahasia busuk pelanggaran HAM di Papua oleh penjajah Indonesia.

Hanya masalah waktu kemerdekaan Papua akan menjadi kenyataan, karena 10, 50, 100 dan hingga ribuan orang aktifis HAM di Inggris akan menolong Tuan Benny Wenda membongkar rahasia pelanggaran HAM penjajah Indonesia.

Mari kita bangun perlawanan yang serius terhadap penjajah Indonesia demi masa depan Papua yang lebih cerah. Bersama Tuan Benny Wenda kita wujudkan kemerdekaan Papua.

Merdeka !



teguh.febriansyah@gmail.com

Bermain Hati

Jumat, 05 November 2010

Kau tau akibat dari bermain dengan sebuah hati ?

Hati diciptakan bukan untuk dipermainkan ?

Hati diciptakan untuk dijaga, dan dilindungi ?

Roda kehidupan akan selalu berputar sejalan dengan berputarnya sang waktu,

saat ini mungkin hati menangis melihat dirinya dipermainkan ,

tapi suatau hari nanti, dimana ketika sang waktu berbicar,

ketika itu,

hati ini akan tersenyum bangga ketika meliaht ,

hati yang telah mempermainkannya itu ,

menangais akibat dipermainkan.

Mengikuti kata hati, bukanlah hal yang aneh, tetapi melawan kata hati adalah ibarat telur di ujung

Tanduk

Berhati-hatilah meminjam hati orang jika , tidak dapat dipertanggung jawabkan

( rigo )

SIAPA KAMU SEBENARNYA ???????????

((Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri))

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.....

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan,,, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi,demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.....

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka,,, dihibur - disakiti,,, diperhatikan - dikecewakan,,, didengar - diabaikan,,, dibantu - ditolak,,, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian....

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan,,, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya...

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah...

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan,,, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian,,, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain,,, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya...

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis...

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,,, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya...

Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan... Siapa yang berada di samping anda ??? Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai ???? Siapa yang ingin bersama anda saat anda tak bisa memberikan apa-apa ????

..............MEREKALAH SAHABAT ANDA.................

Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka..........

** Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita **

KITA=SAHABAT



 * pendampingan agama IPB *

_ rigo _

Kau Ingkari Janjimu

Raja siang telah meninggalkan planet bumi
Bertanda hari mulai gelap
Semua aktivitas makhluk di bumi berhanti

Pertigaan jalan tiada yang lalu-lalang
Tempat orang lewati menjadi sunyi
Di situlah yang berada kau dan aku

Tidak ada saksi
Kau berjanji dengan menunjukan
Muka senyum meyakinkanku

Janjimu…..
Kau dan aku Satu
Setia sampai ajal menjemput

Janjimu lama di makan usia
Janjimu pasti kau lupa
Janjimu kau ingkari


(Tanah Jawa, di bawah lereng Gunung Merapi, 15/10/10)
AGUSTINUS DOGOMO

Miskin karena "kaya"

Kamis, 04 November 2010

Kehidupan masyarakat di Papua menjadi sangat hancur, ketika jakarta -Indonesia, memberikan OTONOMI KHUSUS (Otsus ) kepada rakyat di papua dengan jumlah Rupia yang begitu berlimpa.

Masyarakat tidak mengerti apa-apa dengan kata yang Namanya "OTSUS", sementara pejabat yang mengerti "OTSUS" menari di atas ranjang rupia.

masyarakat di bohongi dan di bohongi oleh orang-orang yang kesehariannya bekerja hanya demi Rupia.

Akhirnya kesejaterahan rakyatlah yang menjadi korban, dan
para pejabar menari dengan "otsus"

Keserakahan para pemimpin tidak berakhir di situ , mereka merencanakan pemekaran-pemekaran dengan tujuan mendapatkan pendapatan yang lebih banyak.

Sementara masyarakat bermusuhan hanya karena tidak memiliki selembar Rupia,

ricky-Deto

Mengenai Saya

Foto saya
bogor, jawa barat, Indonesia
saya berasal dari daerah yang penuh dengan tangisan dan air mata darah.

Categories

apa yang akan anda lakukan setelah selesai kuliah ?

Diberdayakan oleh Blogger.